Kamis, 31 Desember 2009

TugaZ FIQH

SALAB

Salab adalah harta rampasan milik musuh


HUKUMAN JILID


Dikalangan fuqoha terjadi perbedaan tentang batas tertinggi hukuman jilid dalam ta'zir. Menurut pendapat yang terkenal di kalangan ulama' Maliki, batas tertinggi diserahkan kepada penguasa karena hukuman ta'zir didasarkan atas kemaslahatan masyarakat dan atas dasar berat ringannya jarimah. Imam Abu Hanifah dan Muhammad berpendapat bahwa batas tertinggi hukuman jilid dalam ta'zir adalah 39 kali, dan menurut Abu Yusuf adalah 75 kali.


Sedangkan di kalangan madzhab Syafi'i ada tiga pendapat. Pendapat pertama sama dengan pendapat Imam Abu Hanifah dan Muhammad. Pendapat kedua sama dengan pendapat Abu Yusuf. Sedangkan pendapat ketiga, hukuman jilid pada ta'zir boleh lebih dari 75 kali, tetapi tidak sampai seratus kali, dengan syarat bahwa jarimah ta'zir yang dilakukan hampir sejenis dengan jarimah hudud.


Dalam madzhab Hambali ada lima pendapat. Tiga di antaranya sama dengan pendapat madzhab Syafi'i di atas. Pendapat ke empat mengatakan bahwa jilid yang diancam atas sesuatu perbuatan jarimahtidak boleh menyamai hukuman yang dijatuhkan terhadap jarimah lain yang sejenis, tetapi tidak boleh melebihi hukuman jarimah lain yang tidak sejenisnya. Pendapat ke lima mengatakan bahwa hukuman ta'zir tidak boleh lebih dari 10 kali. Alasannya ialah hadits nabi dari Abu Darda sebagai berikut: "Seorang tidak boleh dijilid lebih dari sepuluh kali, kecuali dalam salah satu hukuman hudud".


HUKUMAN SALIB


Hukuman salib sudah dibicarakan dalam jarimah gangguan keamanan (hirobah), dan untuk jarimah ini hukuman tersebut meruapakan hukuman had. Akan tetapi untuk jarimah ta'zir hukuman salib tidak dibarengi atau didahului dengan oleh hukuman mati, melainkan si terhukum si terhukum disalib hidup hidup dan tidak dilarang makan minum, tidak dilarang mengerjakan wudhu, tetapi dalam menjalankan sholat cukup dengan isyarat. Dalam penyaliban ini, menurut fuqoha' tidak lebih dari tiga hari.


TAHDID DAN TANBIH

Hukuman Ancaman (Tahdid), Teguran (Tanbih) dan Peringatan

Ancaman juga merupakan salah satu hukuman ta'zir, dengan syarat akan membawa hasil dan bukan hanya ancaman kosong. Misalnya dengan ancama akan dijilid, dipenjarakan atau dihukum dengan hukuman yang lain jika pelaku mengulangi tindakannya lagi.


Sementara hukuman teguran pernah dilakukan oleh Rosulullah terhadap sahabat Abu Dzar yang memaki maki orang lain dengan menghinakan ibunya. Maka Rosulullah saw berkata, "Wahai Abu Dzar, Engkau menghina dia dengan menjelek jelekkan ibunya. Engkau adalah orang yang masih dihinggapi sifat sifat masa jahiliyah."


Hukuman Pengucilan (al Hajru)

Hukuman pengucilan merupakan salah satu jenis hukuman ta'zir yang disyari'atkan oleh Islam. Dalam sejarah, Rosulullah pernah melakukan hukuman pengucilan terhadap tiga orang yang tidak ikut serta dalam perang Tabuk, yaitu Ka'ab bin Malik, Miroroh bin Rubai'ah, dan Hilal bin Umaiyah. Mereka dikucilkan selama lima puluh hari tanpa diajak bicara.


Hukuman Denda (tahdid)

Hukuman Denda ditetapkan juga oleh syari'at Islam sebagai hukuman. Antara lain mengenai pencurian buah yang masih tergantung dipohonnya, hukumannya didenda dengan lipat dua kali harga buah tersebut, disamping hukuman lain yang sesuai dengan perbuatannya tersebut. Sabda Rosulullah saw, "Dan barang siapa yang membawa sesuatu keluar, maka atasnya denda sebanyak dua kalinya besrta hukuman." Hukuman yang sama juga dikenakan terhadap orang yang menyembunyikan barang hilang.

JIHAD

Banyak orang menafsirkan makna jihad fi sabilillah dengan berbagai macam penafsiran. Mana makna jihad yang benar menurut kaca mata syariat Islam? Dan peperangan seperti apa saja yang dapat dikategorikan sebagai jihad fi sabilillah?

Ada upaya baru yang diciptakan oleh musuh-musuh Islam, yakni meminggirkan dan menghilangkan makna serta pengaruh istilah-istilah Islam di tengah-tengah kaum Muslim. Salah satu istilah yang berusaha mereka eliminir dan kaburkan adalah istilah jihad. Hal itu dilakukan bukan saja dengan menciptakan stereotipe negatif tentang jihad, mujahid dan syahid, tetapi juga dengan mengalihkan makna jihad secara syar’i ke pengertian jihad secara bahasa (lughawi) yang bersifat lebih umum.

Tidak dipungkiri, kata jihad memiliki pengarih yang amat luas, dan masih memiliki greget yang mendalam di kalangan kaum Muslim. Gaung jihad akan segera menghentakkan kaum Muslim, yang sehari-harinya biasa-biasa saja. Seketika kita berubah wujud menjadi luar biasa. Fenomena semacam ini amat dipahami, baik oleh musuh-musuh Islam maupun kalangan Muslim sendiri. Tidak aneh jika kata jihad sering dipelintir maknanya untuk kepentingan politik negara-negara besar maupun kalangan-kalangan tertentu.

Negara Barat kafir seperti AS, hingga kini tetap giat mempropagandakan pandangan bahwa jihad sama dengan teror, mujahidin sama dengan teroris atau ekstremis yang harus dimusuhi, dilawan, dan dibinasakan. Mereka khawatir dengan bangkitnya semangat kaum Muslim melawan hegemoni sistem kufur yang dipelopori AS. Kaum orientalis dan para pengikutnya mengarahkan makna jihad dalam pengertian yang lebih luas, mencakup jihad pembangunan, jihad menuntut ilmu, jihad mencari nafkah, jihad ekonomi, jihad politik dan sejenisnya. Semua itu mengaburkan makna jihad yang sebenarnya. Dalam skala yang lebih sempit lagi, kata jihad ternyata juga sengaja dipelintir dan dipolitisasi untuk menghadang atau melawan kelompok tertentu yang bertentangan dengan kelompok mereka. Inilah yang sekarang terjadi di negeri ini.

Untuk meluruskan persepsi keliru tentang makna jihad agar tidak digunakan untuk kepentingan politik tertentu, yang dengan gampang mengangkat perkara ini guna menghadang pihak lain yang menghalang-halangi atau mengganggu eksistensi dan kepentingan kelompok mereka, sangatlah penting menjelaskan hakikat jihad yang sebenarnya kepeda seluruh kaum Muslim.

Jihad berasal dari kata jâhada, yujâhidu, jihâd. Artinya adalah saling mencurahkan usaha1. Lebih jauh lagi Imam an-Naisaburi dalam kitab tafsirnya menjelaskan arti kata jihad –menurut bahasa-, yaitu mencurahkan segenap tenaga untuk memperoleh maksud tertentu2.

Al-Quran menggunakan arti kata jihad seperti diatas dalam beberapa ayatnya, seperti ayat berikut:

]وَإِنْ جَاهَدَاكَ عَلى أَنْ تُشْرِكَ بِي مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ فَلاَ تُطِعْهُمَا وَصَاحِبْهُمَا فِي الدُّنْيَا مَعْرُوفًا[

Jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan Aku dalam hal yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik. (TQS. Luqman [31]: 15)

Makna jihad menurut bahasa (lughawi) adalah kemampuan yang dicurahkan semaksimal mungkin; kadang-kadang berupa aktivitas fisik, baik menggunakan senjata atau tidak; kadang-kadang dengan menggunakan harta benda dan kata-kata; kadang-kadang berupa dorongan sekuat tenaga untuk meraih target tertentu; dan sejenisnya. Makna jihad secara bahasa ini bersifat umum, yaitu kerja keras.

Al-Quran telah mengarahkan makna jihad pada arti yang lebih spesifik, yaitu: Mencurahkan segenap tenaga untuk berperang di jalan Allah, baik langsung maupun dengan cara mengeluarkan harta benda, pendapat, memperbanyak logistik, dan lain-lain3.

Pengertian semacam ini tampak dalam kata jihad yang ada dalam ayat-ayat Madaniyah. Maknanya berbeda dengan kata jihad yang terdapat dalam ayat-ayat Makkiyah. Kata jihad mengandung makna bahasa yang bersifat umum, sebagaimana pengertian yang tampak dalam al-Quran surat al-Ankabut [29]: ayat 6 dan 8 serta surat Luqman [31]: ayat 15.

Tidak kurang dari 26 kata jihad digunakan dalam ayat-ayat Madaniyah. Semuanya mengindikasikan bahwa jihad disini mengandung muatan makna perang menentang orang-orang kafir dan keutamaan orang yang pergi berperang dibandingkan dengan orang yang berdiam diri saja. Pengertian semacam ini diwakili oleh firman Allah Swt:

]انْفِرُوا خِفَافًا وَثِقَالًا وَجَاهِدُوا بِأَمْوَالِكُمْ وَأَنْفُسِكُمْ فِي سَبِيلِ اللهِ ذَلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ[

Berangkatlah kalian, baik dalam keadaan merasa ringan atau pun merasa berat, dan berjihadlah dengan harta dan diri kalian di jalan Allah. Yang demikian adalah lebih baik bagi kalian jika kalian mengetahui. (TQS. at-Taubah [9]: 41)

Jihad dengan makna mengerahkan segenap kekuatan untuk berperang di jalan Allah juga digunakan oleh para fuqaha. menurut mazhab Hanafi, jihad adalah mencurahkan pengorbanan dan kekuatan untuk berjuang di jalan Allah, baik dengan jiwa, harta benda, lisan dan sebagainya4. Menurut mazhab Maliki, jihad berarti peperangan kaum Muslim melawan orang-orang kafir dalam rangka menegakkan kalimat Allah hingga menjadi kalimat yang paling tinggi5. Para ulama mazhab Syafi’i juga berpendapat bahwa jihad berarti perang di jalan Allah6.

Sekalipun kata jihad menurut bahasa memliki arti mencurahkan segenap tenaga, kerja keras, dan sejenisnya, tetapi syariat Islam lebih sering menggunakan kata tersebut dengan maksud tertentu, yaitu berperang di jalan Allah. Artinya, penggunaan kata jihad dalam pengertian berperang di jalan Allah lebih tepat digunakan ketimbang dalam pengertian bahasa. Hal ini sesuai dengan kaidah yang sering digunakan para ahli ushul fiqih:

Senin, 28 Desember 2009

Kado Chelsea wad The Blues Di akhir Tahun


Chelsea harus bersusah payah meraih kemenangan 2-1 atas Fulham, dalam duel lanjutan Premier League, Senin (28/12/2009). Hanya berkat gol bunuh diri bek Chris Smalling-lah Chelsea bisa merenggut tiga angka untuk mengamankan posisi puncak, dengan selisih lima angka dari Manchester United (2-1).

Bermain di kandang sendiri, Chelsea malah tertinggal lebih dulu, menyusul gol Zoltan Gera di menit keempat. Memanfaatkan umpan Bobby Zamora, Gera mengirim bola ke tengah gawang Petr Cech.

Selanjutnya, Chelsea mencoba mengejar ketinggalan. Beberapa kali, melalui Didier Drogba dan Frank Lampard, Chelsea mendapat peluang emas. Namun, soliditas pertahanan Fulham, membuat Chelsea gigit jari.

Pada menit ke-10 dan ke-11, misalnyanya, Lampard dan Drogba bergantian melepaskan tembakan ke tengah gawang Fulham. Sayang, kedua usaha itu kandas di tangan kiper Mark Schwarzer.

Setelah ancaman itu, Chelsea kesulitan mengembangkan permainan. Selain nyaris tanpa peluang, mereka juga beberapa kali terancam tertinggal semakin jauh. Babak pertama pun ditutup dengan skor 0-1 untuk Fulham.

Di babak kedua, Chelsea langsung bermain dalam tempo tinggi dan lebih lugas. Setiap mendapat peluang menyerang, mereka selalu berupaya menuntaskannya dengan tembakan. Hasilnya, selama 15 menit pertama di babak kedua, Chelsea melepaskan tak kurang dari enam tembakan ke gawang. Namun, tak satu pun mampu mengecoh Mark Schwarzer.

Kebuntuan Chelsea akhirnya pecah di menit ke-73, ketika mereka berhasil menyamakan kedudukan berkat gol Drogba. Memanfaatkan umpan Branislav Ivanovic, Drogba mengirim bola masuk ke sudut kiri bawah gawang Mark Schwarzer.

Gol itu membuat Chelsea semakin ngotot menggempur benteng Fulham. Peluang demi peluang pun tercipta dan tersia-sia, sampai lahirnya gol bunuh diri Smalling di menit ke-75. Gol bermula dari tembakan Sturridge yang ditepis Schwarzer. Namun, bola membentur tubuh Smalling, dan memantul ke dalam gawang.

Keunggulan membuat Chelsea menambah daya gedornya. Namun, usaha mereka berhasil dikandaskan Fulham. Ketika peluit berbunyi panjang, Chelsea harus puas melihat usahanya hanya berakhir dengan kemenangan 2-1.

Sepanjang laga, Chelsea tercatat menguasai bola sebanyak 66 persen dan mampu membuat tujuh tembakan tepat ke gawang dari 22 usaha. Sementara itu, FUlham sanggup menciptakan tiga peluang emas dari lima usaha.

Dengan hasil tersebut, Chelsea masih berada di puncak klasemen dengan 45 poin. Fulham sendiri juga bertahan di posisi kesembilan dengan 27 poin.

Susunan pemain:
Chelsea: Cech; Terry, Carvalho, Zhirkov (Ashley Cole 84), Ferreira (Ivanovic 65); Obi Mikel (Sturridge 70), Lampard, Ballack, Joe Cole; Kalou, Drogba
Fulham: Schwarzer; Smalling, Hughes, Konchesky, Pantsil (Etuhu 67); Baird, Murphy, Dempsey, Duff (Riise 85); Gera (Johnson 71); Zamora

C'mon Chelsea... C'mon Chelsea :D

Senin, 09 November 2009

Tenggelam kan MU,, Chelsea Kokoh di Puncak Klasment Sementara


Chelsea berhasil membungkam Manchester United 1-0 di Stamford Bridge dalam lanjutan Premier League, Minggu atau Senin (9/11) dini hari WIB, sekaligus memperkokoh posisinya di puncak klasemen. Kemenangan prestesius "Si Biru" ini sekaligus menenggelamkan "Setan Merah" ke peringkat ketiga.

Chelsea kini mengantongi nilai 30. Mereka unggul 5 poin atas Arsenal yang berada di urutan kedua, juga MU.

Duel ini bak final saja. Pasalnya, ini menentukan posisi puncak. MU ingin menggeser Chelsea dari puncak klasemen dan sekaligus memperbaiki laga tandang setelah sebelas pertemuan terakhir hanya sekali menang. Pastinya, di kubu "Si Biru", sangat penting untuk memetik poin agar aman di puncak klasemen.

Sejak wasit Martin Atkinson meniup peluit, kedua tim langsung baku serang. Meskipun demikian, Chelsea membuka kesempatan terlebih dahulu. Pada menit ke-3, Ivanovic hampir membuat timnya unggul jika saja Van der Sar tidak sigap menangkap bola.

Duel semakin sengit. Kedua tim bermain tempo cepat. Sejumlah peluang pun deras diciptakan kedua tim. Pada menit ke-9, misalnya, Rooney nyaris mengoyak gawang Cech setelah memaksimalkan umpan Evra. Sial, tendangannya masih melambung ke kanan atas.

Memasuki menit ke-26, kedua tim masih sulit mencetak gol. Selain sama-sama militan dalam menyerang, lini pertahanan kedua tim juga sangat alot ditembus.

Sementara itu, Chelsea sulit membangun serangan karena masih mudah dibaca dan dipotong. Pasukan Ancelotti pun berupaya mencetak gol dengan melepaskan tendangan dari luar kotak penalti. Pada menit- 32, misalnya, Nicolas Anelka yang melakukan penetrasi di sektor kanan melakukan tendangan keras. Sial, tendangannya masih bisa dipotong Van der Sar.

Serangan itu dibalas Rooney tiga menit kemudian. Ia melakukan penetrasi di sektor kiri dan melepaskan tendangan, tetapi gagal bersarang ke gawang karena membentur John Terry.

Chelsea pun tetap tampil mendesak. Terry dkk membangun serangan cepat dan umpan-umpan pendek. Pada menit ke-42, Drogba nyaris mencetak gol. Serangan balik dimotori Anelka di sisi kanan. Sial, umpannya terbuang percuma karena Drogba tidak sigap menerimanya. Hingga turun minum, kedua tim belum menciptakan gol.

Memasuki babak kedua, pertarungan semakin alot. Mereka silih berganti menyerang. Bahkan, permainan keras mulai mewarnai pertandingan.

Pada menit ke-53, Chelsea mendapat tendangan bebas dari sektor kanan. Namun, tendangan Deco belum berbuah manis karena Evans berhasil membuang bola. Selain itu, tendangan bebas Drogba pun masih gagal setelah membentur pagar betis yang dibuat MU.

Serangan yang disusun pasukan Ferguson pun sering kali berakhir dengan kegagalan. Pasalnya, barisan pertahanan "Si Biru" sigap memutus alur serangan. Tendangan Fletcher, misalnya, berhasil diblok Terry pada menit ke-59.

Pada menit ke-60, Anelka yang melakukan penetrasi di sektor kanan langsung memberi umpan ke kotak penalti. Namun, Evans berhasil membuangnya dan jatuh di kaki Lampard. Tanpa pikir panjang, Lampard melibasnya dengan tendangan keras. Sial, Van der Sar masih mudah mengamankannya.

Melihat serangan anak asuhnya kurang kreatif membangun serangan, Carlo Ancelotti memasukkkan Joe Cole pada menit ke-63.

Toh, MU tak gentar. Ryan Giggs dkk masih gencar memberi tekanan kepada tuan rumah dan melahirkan beberapa peluang. Pada menit ke-67, misalnya, Rooney melakukan tusukan dan memberi bola kepada Valencia. Tak berlama-lama menguasai bola, Valencia memberikannya kepada Rooney yang langsung menendang bola dengan keras. Sial, tendangannya masih melebar ke sebelah kiri gawang Cech.

Ancaman Rooney tidak sampai di situ, Pada menit ke-68, tendangan kerasnya nyaris bersarang ke gawang Cech. Lagi-lagi sial, Cech masih bisa memotongnya.

Chelsea, yang tak mau tertekan, membalas dan sukses mencetak gol pada menit ke-76 berkat sundulan John Terry. Dia dengan cekatan menyambar tendangan bebas yang dilakukan Frank Lampard.

Gol ini membuat Terry dkk makin bersemangat. Mereka terus berusaha merusak pertahanan MU. Pada menit ke-80, Anelka melakukan dobrakan dari sektor kiri dan melepaskan umpan mendatar. Namun, sebelum umpan tersebut dimaksimalkan, Van der Sar berhasil memotongnya.

Pada menit ke-84, Fergie memasukkan Michael Owen dan Obertan, menggantikan Ryan Giggs dan Anderson. Keputusan Fergie cukup jitu. Obertan langsung menggigit, bahkan nyaris mencetak gol balasan jika saja tendangannya tidak sigap dipatahkan Cech.

Jelang peluit panjang, duel semakin sengit. Tak segan-segan, kedua tim melakukan permainan keras untuk memutuskan alur serangan lawan. Bahkan, keributan sempat terjadi setelah Carvalho melakukan pelanggaran dan wasit sudah meniup peluit. Namun, dia tetap membawa bola, hingga dijegal Jonathan Evans. Beberapa pemain kedua tim sempat saling dorong. Wasit kemudian memberi kartu kuning kepada Carvalho dan Evans.

Di masa injury time, MU lebih banyak mendominasi serangan dengan melepaskan umpan-umpan dari sayap. Mereka berhasil mengurung perrtahanan tuan rumah. Ini memaksa Ancelotti menarik Anelka dan memasukkan Alex untuk mengamankan keunggulan. Chelsea pun berhasil mengamankan kemenangan 1-0.

Susunan Pemain
Chelsea: Cech; Terry, Carvalho, Cole, Ivanovic; Essien, Ballack, Lampard, Deco (Joe Cole 63), Anelka (Alex 93), Drogba (Kalou 82).
Manchester United: Van der Sar; Evans, Brown, Evra, O'Shea; Carrick, Anderson, Fletcher; Gigs, Rooney, Valencia.

Sabtu, 31 Oktober 2009

tuGaz Fiqh

*SALAF*

Salaf/ Salaf aṣ-Ṣāliḥ adalah salah satu aliran dalam agama Islam yang mengajarkan syariat Islam, secara murni tanpa adanya tambahan dan pengurangan. Seseorang yang mengikuti aliran ini disebut Salafy/ As Salafy, jamaknya adalah Salafiyyun/ As Salafiyyun

Para Salafy beranggapan bahwa, jika seseorang melakukan suatu perbuatan tanpa adanya ketetapan dari Allah dan rasul-Nya, bisa dikatakan sebagai perbuatan bid'ah.

*FA'I*

Yang dimaksud Fa'i yaitu adalah harta rampasan tanpa darah tertumpahkan.

*GHANIMAH*

Secara harfiah, ghanimah berarti sesuatu yang diperoleh seseorang melalui suatu usaha. Menurut istilah, ghanimah berarti harta yang diambil dari musuh Islam dengan cara perang. Bentuk-bentuk harta rampasan yang diambil tersebut bisa berupa harta bergerak, harta tidak bergerak, dan tawanan perang.

Dilihat dari sejarah perang, kebiasaan ini telah dikenal sejak jaman sebelum Islam. Hasil peperangan yang diperoleh ini mereka bagi-bagikan kepada pasukan yang ikut perang tersebut, dengan bagian terbesar untuk pemimpin.

*SANKSI PEMBUNUHAN*

Diyat Pembunuhan



Jinâyât adalah penyerangan terhadap manusia. Jinâyât dibagi dua: (1) penyerangan terhadap jiwa (pembunuhan); (2) penyerangan terhadap organ tubuh.

Kasus jinâyât terhadap jiwa (pembunuhan), sanksinya ada tiga macam: qishash, diyat, atau kafarah. Pembunuhan sendiri diklasifikasi menjadi empat jenis; (1) pembunuhan sengaja; (2) mirip disengaja; (3) tidak sengaja; (4) karena ketidaksengajaan.

Pada kasus pembunuhan sengaja, pihak wali korban boleh memilih antara qishash atau memaafkan dengan mengambil diyat, atau menyedekahkan diyatnya. Jika pelaku pembunuhan mendapatkan pemaafan, ia wajib membayar diyat sebanyak 100 ekor onta dan 40 ekor di antaranya telah bunting.

Sanksi pembunuhan mirip sengaja (syibh al-’amad) adalah diyat 100 ekor unta, dan 40 ekor di antaranya bunting.

Adapun pembunuhan tidak sengaja (khatha’) diklasifikasi menjadi dua macam: (1) Seseorang melakukan suatu perbuatan yang tidak ditujukan untuk membunuh seseorang, namun tanpa sengaja ternyata mengakibatkan terbunuhnya seseorang. Misalnya, ada orang memanah burung, namun terkena manusia hingga mati. (2) Seseorang yang membunuh orang yang dikiranya kafir harbi di dâr al-kufr, tetapi ternyata orang yang dibunuhnya itu telah masuk Islam. Pada jenis pembunuhan pertama, sanksinya adalah membayar diyat 100 ekor unta dan membayar kafarah dengan cara membebaskan budak. Jika tidak memiliki budak, pelaku harus berpuasa selama 2 bulan berturut-turut. Dalam kasus kedua, sanksinya adalah membayar kafarah saja, dan tidak wajib diyat.

Sanksi untuk pembunuhan karena ketidaksengajaan adalah diyat 100 ekor onta dan membebaskan budak. Jika tidak ada budak, wajib berpuasa selama 2 bulan berturut-turut.

Adapun jinâyat terhadap organ tubuh, baik terhadap organ tubuh maupun tulang, sanksinya adalah diyat. Tidak ada qishash untuk penyerangan terhadap organ tubuh maupun tulang secara mutlak, kecuali pada kasus penyerangan terhadap gigi, dan kasus jarh (pelukaan di badan). Hanya saja, kasus penyerangan gigi atau jarh bisa saja dikenai diyat. Lalu kapan pada kasus penyerangan terhadap gigi dikenai qishash dan kapan dikenai diyat saja? Menurut fukaha, jika penyerangannya secara sengaja, dikenai hukuman qishash; sedangkan jika tidak sengaja, dikenai diyat yang besarnya telah ditetapkan di dalam as-Sunnah. Jika orang yang dilukai tidak meminta qishash, pelaku penyerangan hanya wajib membayar diyat. Dalam kasus penyerangan pada kepala (asy-syijaj), sanksinya hanyalah diyat, dan tidak ada qishash.

Kadar diyat atas penyerangan badan dan kepala ada yang telah ditetapkan di dalam as-Sunnah, ada pula yang belum ditetapkan. Jika telah ditetapkan dalam as-Sunnah, diyatnya sesuai dengan apa yang disebut; misalnya pada kasus jaifah dan pelukaan terhadap kelamin anak perempuan yang masih kecil. Adapun kasus penyerangan terhadap badan yang kadar diyat-nya tidak disebutkan oleh as-Sunnah, maka sanksinya adalah hukumah yang adil.

Chelsea permalukan Bolton Di kandang sendiri


Chelsea mempermalukan Bolton Wanderers 4-0 pada laga lanjutan Premier League, Sabtu (31/10/2009). Tidak hanya gagal mencetak gol balasan, tim tuan rumah juga diganjar satu kartu merah. Carlo Ancelotti bisa tersenyum puas melihat performa ciamik anak buahnya mendominasi pertandingan sekaligus menggilas klub peringkat 14 klasemen. Praktis posisi Chelsea di peringkat top klasemen tidak terganggu.



The Blues buka peluang sejak babak pertama bergulir. Di menit 30, baru lah gol tercetak dari tendangan maut Ivanovic. Sayang, gol dianulir wasit karena Michael Ballack dalam posisi offside.

Namun, John Terry dkk akhirnya mampu membalaskan dendam melalui tendangan penalti Frank Lampard di masa injury time babak pertama. Nahas bagi tim tuan rumah. Dua menit setelah Samuel diganjar kartu merah, gawang Jussi Jaaskelainen malah harus kebobolan di menit 45(2').

Babak pertama berakhir 1-0 atas kemenangan Chelsea.

Pensioners terus menggebrak dan melancarkan serangan mematikan pada paruh waktu kedua. Deco dengan mudah menembus jantung pertahanan Jaaskelainen di menit 60 usai memanfaatkan umpan Anelka dari Carvalho. 2-0 untuk anak buah Carletto.

Di menit 82, Carvalho melempar umpan silang untuk Ivanovic yang digadang-gadang Zat Knight di depan gawang. Namun, Knight malah salah strategi dan malah menyundul bola ke gawang sendiri. The Blues memimpin 3-0.

Didier Drogba pun menjadi pelengkap kemenangan skuadnya dengan satu gol di masa injury time menit 90.

Minggu, 25 Oktober 2009

Gilas Blackburn,, Chelsea Pimpin Klasmen


Chelsea berpesta lima gol tanpa balas, 5-0, saat menjamu Blackburn Rovers di pekan 10 Liga Inggris. Tambahan tiga angka dari laga tersebut mengantar The Blues sementara memuncaki klasemen.
Bertanding di Stamford Bridge, Minggu (25/10) dinihari WIB, Chelsea sempat dibuat kesulitan. Sebiji gol yang tercipta di babak pertama datang dari aksi bunuh diri Gael Givet.
Baru diparuh kedua tuan rumah mengamuk dan menjebol gawang tamunya sampai empat kali hanya dalam 16 menit. Dua gol datang dari Frank Lampard (48&59), sedang dua lainnya dilesakkan Michael Essien (52) dan Didier Drogba (64).
Tambahan tiga angka dari kemenangan ini membuat Chelsea untuk sementara berhak duduk di puncak klasemen dengan nilai 24, atau unggul dua atas Manchester United. John Terry punya peluang mempertahankan pucuk klasemen mengingat MU bakal menjalani pertandingan sulit dengan melawat ke Liverpool.
Sementara buat Blackburn ini merupakan kekalahan kelima mereka musim ini. Dengan poin 10, anak asuh Sam Allardyce masih terdampar di posisi 13 klasemen.
Susunan Pemain
Chelsea: Petr Cech, John Terry, Ricardo Carvalho (Jeffrey Bruma ‘67), Michael Essien, Juliano Belletti (Paulo Ferreira ‘61), Branislav Ivanovic, Joe Cole (Daniel Sturridge ‘77), Frank Lampard, Michael Ballack, Didier Drogba, Nicolas Anelka.
Blackburn Rovers: Paul Robinson, Gael Givet, Ryan Nelsen, Martin Olsson, Lars Christian Jacobsen (Míchel Salgado ‘60), Keith Andrews, Brett Emerton, Steven Nzonzi, Morten Gamst Pedersen (David Hoilett ‘69), El-Hadji Diouf, Jason Roberts (Nikola Kalinic’53).

Kamis, 08 Oktober 2009

Chelsea Kembali ke Puncak Klasmen


Chelsea kembali ke puncak klasemen setelah menang 2-0 atas Liverpool pada pertandingan di Stamford Bridge, Minggu (4/10).

Di puncak klasemen, Chelsea mengantongi nilai 21. Mereka meninggalkan Manchester United yang baru memiliki nilai 19. Sedangkan Liverpool terpaksa turun setingkat ke urutan kelima.

Pertarungan kedua tim memang berjalan alot. Di babak pertama, keduanya bermain hati-hati, meski tetap berusaha menyerang. Hanya ada beberapa peluang yang diciptakan kedua kubu, namun babak pertama berakhir 0-0.

Memasuki babak kedua, Chelsea berusaha untuk lebih menekan. Usaha ini membuat Liverpool sempat kewalahan, namun mereka tetap bisa mengimbangi dan sesekali mengancam gawang Henrique Hilario.

Namun, sebuah kesalahan Javier Mascherano berbuah petaka buat Liverpool. Dia terlalu lama memegang bola, hingga mudah direbut pemain Chelsea.

Bola kemudian diberikan kepada Deco. Menusuk ke depan, Deco memberi umpan kepada Didier Drogba yang menyisir sisi kanan pertahanan Liverpool.

Melihat Anelka masuk ke depan gawang Pepe Reina, Drogba langsung melepaskan umpan silang. Tanpa teradang, Anelka dengan mudah memotongnya dan membobol gawang Liverpool pada menit ke-60.

Liverpool mencoba bangkit dan menurunkan para penyerangnya. Yossi Benayoun menggantikan Albert Riera dan Ryan Babel menggantikan Lucas Leiva. Namun, serangan mereka masih kesulitan menembus pertahanan Chelsea.

Di menit ke-90, Liverpool justru tertekan. Drogba yang membawa bola di sisi kiri pertahanan Liverpool, mampu melepaskan diri dari kawalan Caragher.

Dia segera memberi umpan silang kepada Florent Malouda. Dengan sedikit sentuhan, Malouda mampu mengoyak gawang Liverpool.

Liverpool mencoba menekan dan sempat memiliki peluang lewat Benayoun. Tapi, tendangannya masih meleset. Demikian juga tendangan Steven Gerrard semenit kemudian. (*)

Susunan Pemain
Chelsea: 40-Henrique Hilario, 26-John Terry, 6-Ricardo Carvalho, 3-Ashley Cole, 2-Branislav Ivanovic, 20-Deco (15-Florent Malouda 76), 5-Michael Essien, 8-Frank Lampard, 13-Michael Ballack, 11-Didier Drogba, 39-Nicolas Anelka

Liverpool: 25-Pepe Reina, 23-Jamie Carragher, 37-Martin Skrtel, 22-Emiliano Insua, 2-Glen Johnson, 21-Lucas (19-Ryan babel 76), 20-Javier Mascherano, 11-Alberto Riera (15-Yossi Banayoun 67), 18-Dirk Kuyt, 9-Fernando Torres, 8-Steven Gerrard

Minggu, 04 Oktober 2009

Pembunuhan (tugaz Fiqh)

Pembunuhan ada 3 macam (1) Pembunuhan yang disengaja (Qatlul ‘amad); (2) Pembunuhan yang tidak disengaja (Qatlul syibhul ‘amad); dan (3) Pembunuhan yang tidak ada unsur membunuh (Qatlul Khatha’)

1. Pembunuhan yang disengaja (Qatlul ‘Amad)
Ialah pembunuhan yang direncanakan, dengan cara dan alat yang bisa (biasa) mematikan. Seperti :
· Membunuh dengan ; menembak, melukai dengan alat yang tajam, memukul dengan alat-alat yang berat, dan alat-alat yang lain.
· Membunuh dengan ; memasukkan dalam sel yang tidak ada udaranya, disekap dalam es dll.
· Membunuh dengan ; diberi racun, diberi obat yang tidak sesuai, disuntik dengan obat yang bisa mematikan.
· Membunuh dengan ; dibiarkan tidak diberi makan, minum dll.
Pembunuhan yang disengaja tersebut wajib diqishash, sebagaimana firman Allah QS. An Nisaa: 93 dan dipertegas dengan hadits rasulullah, ‘’Tidak halal (haram) membunuh orang muslim, kecualiada (salah satu) 3 sebab : kafir sesudah iman, berzina sesudah kawin dan membunuh oran g tanpa hak, baik karena dhalim dan permusuhan. (HR. Tirmidzy dan Nasaâ’i)
Orang yangmembunuh tanpa ada hak, harus diqishash, harus dibunuh juga. Kalau ahli waris (yang terbunuh) memaafkan pembunuhan tersebut, pembunuhan tidak diqishash (dihukum bunuh) tetapi harus membayar diyah yang besar, yaitu harus membayar dengan seharga 100 ekor unta tunai, pada waktu itu juga. Hal ini selaras dengan hadits rasulullah, ‘Barang siapa yang membunuh dengan sengaja, maka ia diserahkan pada keluarga terbunuh. Apabila mereka mengkehendaki maka membunuhnya atau minta diyah dengan 30 ekor unta hiqqah, 30ekor unta jadzaâ’ah dan 40 ekor unta khalafah (jumlahnya 100 ekor unta). Hasil perdamaian itu untuk mereka (ahli waris si terbunuh). Demikian itu untuk memperkeras terhadap pembunuhan. (HR. Tirmidzi)

2. Pembunuhan tidak sengaja (Qatlul syibhul ’amad)
Pembunuhan tidak sengaja ialah perbuatan terhadap diri seseorang dengan alat atau sesuatu yang biasanya tidak mematikan. Tetapi seseorang itu mati karena perbuatan atau tindakannya. Contoh orang memukul oran g lain dengan sapu lidi kemudian yang dipukul mati.
Pembunuhan tidak sengaja tidak kena hukuman qishash tetapi pembunuhnya harus membayar diyat besar, sebagaimana diyat bagi pembunuh sengaja yang dimaafkan ahli waris terbunuh. Diyat itu boleh dibayar selama 3 tahun dengan angsuran setiap tahun 1/3-nya.

3. Pembunuhan tidak ada unsur membunuh (Qatlul Khathaâ’)
Pembunuhan yang tidak ada unsur membunuh ialah perbuatan yang tidak ditujukan kepada seseorang tetapi seseorang mati karena perbuatannya. Misalnya orang melempar batu ke hutan tiba-tiba oran g mati terkena batu tersebut.
Orang membunuh orang lain tidak sengaja wajib memerdekakan seorang budak mu’min adil

Biografi Petr Cech


Petr Cech Biography - Preview

Petr Čech lahir 20 Mei 1982 di Plzeň, Cekoslovakia) adalah pemain sepak bola internasional Ceko yang sekarang menjabat sebagai penjaga gawang Chelsea FC.

Tidak banyak penjaga gawang mendapatkan biografi ditulis, terutama untuk fakta bahwa mereka tidak bersinar seperti striker atau pemain tengah dilakukan dan mereka jauh lebih rentan terhadap kesalahan daripada pemain lainnya di lapangan.


Namun, biografi Cech ini tak terelakkan, ketika kita berbicara tentang salah satu kiper sepak bola terbaik saat ini dan salah satu tokoh paling terkemuka di Chelsea FC. So let's begin this Petr Cech Biography with a short review of his early period, his time at Rennes and his boost to stardom at Chelsea. Jadi mari kita mulai Petr Cech Biografi ini dengan sebuah tinjauan singkat dari periode awal, waktunya di Rennes dan meningkatkan untuk menjadi bintang di Chelsea.

Biografi Petr Cech - Chelsea

Pada tahun 2003, Carlo Cudicini, Chelsea kiper pilihan pertama dianggap salah satu yang terbaik di Liga Inggris, tapi karena kemuliaan penjaga gawang sepak bola biasanya pendek, serangkaian kesalahan di pihaknya mengirim pejabat Chelsea mencari pengganti penjaga gawang, atau setidaknya seseorang yang dapat memicu beberapa kompetisi untuk apa yang mereka pikir adalah Cudicini tidak termotivasi.


Mereka menemukan pengganti ini dalam Peter Cech dan menandatangani penjaga gawang Ceko pada musim panas 2004 untuk biaya 10 juta euro. Walaupun masih dianggap sebagai pilihan kedua untuk tujuan Chelsea, Petr Cech cepat memenangkan pilihan pertama statusnya sebagai Cudicini terus membuat kesalahan yang biaya akan timnya poin dan penggemar dukungan.


Diberi kesempatan, ia menunjukkan Dunia apa yang dapat dilakukannya, menetapkan Premiership pribadi dan catatan, tidak mengakui tujuan untuk 1025 menit. That season also had him win another award, the Golden Gloves, for earning an impressive 21 clean sheets during the entire season. Musim itu juga telah dia menang penghargaan lain, Golden Sarung tangan, untuk mendapatkan yang mengesankan bersih 21 lembar selama seluruh musim.


Saat ini, Petr Cech masih di atas permainan dan memiliki dukungan penuh dari para penggemar dan staf Chelsea, meski menderita cedera berat selama pertandingan Liga Utama melawan Reading, ketika ia patah tengkoraknya setelah bertabrakan dengan lawan.

Biografi Frank Lampard


Frank Lampard adalah seorang pemain sepakbola yang berasal dari Inggris, sampai sekarang ia masih bermain bersama klub papan atas Chelsea. Pemakai nomor punggung 8 sebelumnya pernah bergabung dengan West Ham United dan Swansea City. Lampard memiliki tendangan keras dan akurat, ia sering menghasilkan gol-gol dari luar kotak pinalti. Lampard dilahirkan di Romford, Havering, Inggris pada 20 Juni 1978 dengan nama lengkap Frank James Lampard Jr. Bapaknya Frank Lampard Sr. adalah mantan pesepakbola Inggris yang bergabung bersama klub West Ham United. Sepupu Lampard, Jamie Redknapp, pernah bermain membela Southampton FC, Tottenham Hotspur, Liverpool FC, dan AFC Bournemouth sebelum akhirnya pensiun pada tahun 2005 karena sering mengalami cedera. Lampard memperistri seorang model Spanyol bernama Elen Rives yang telah memberinya seorang bayi perempuan bernama Luna Coco Patricia Lampard yang lahir pada tanggal 22 Agustus 2005.

Karir Klub :
Tanggal 31 januari 1996 adalah debut Lampard bersama West Ham United pada saat berhadapan dengan Coventry City FC. Pada musim 1996-1997 ia banyak duduk dibangku cadangan. Ia mengalami cedera parah patah tulang pada saat melawan Aston Villa pada tanggal 15 Maret 1997 yang membuatnya harus beristirahat cukup lama. Gol pertama Lampard untuk West Ham United adalah saat melawan Barnsley. Pada musim berikutnya 1998-1999 Lampard masuk tim reguler, ia bermain dengan baik sepanjang musim. Joe Cole, Rio Ferdinan, Michael Carrick adalah rekan setimnya kala itu.

Klub London Chelsea berhasil menggaet Lampard dari West Ham dengan nilai kontrak sebesar £11 juta pada tanggal 15 Mei 2001. Debut Lampard bersama Chelsea adalah tanggal 26 Juni 2001 saat pertandingan pra-musim melawan Leyton Orient dan mencetak gol pertamanya pada pertandingan pra-musim lain melawan Northampton Town. Debutnya dalam Liga Premiership adalah pada tanggal 19 Agustus 2001 saat Chelsea ditahan imbang Newcastle United 1-1. Musim pertamanya bersama Chelsea, ia selalu menjadi pilihan utama Claudio Ranieri, ia mencetak tujuh gol di semua kompetisi. Pada musim keduanya bersama Chelsea ia tetap menjadi pilihan utama, ia mencetak 8 gol di semua kompetisi sedangkan klub mendapatkan peringkat 4 sehingga memberikan kesempatan Lampard bermain dalam Liga Champion UEFA untuk pertama kalinya. Pada musim 2003-2004 Chelsea berhasil mencapai semifinal Liga Champion sebelum akhirnya kalah dari AS Monaco, Lampard mencetak empat gol dalam empat belas pertandingan. Sedangkan di Premiership Chelsea menduduki Runner up dibawah Arsenal.

Premiership musim 2004-2005 merupakan musim tersukses dalam sejarah Chelsea, Lampard bermain di seluruh pertandingan dalam Liga Premiership dengan 13 gol (dari 19 gol yang berhasil dicetaknya). Ia bermain luar biasa sebagai seorang gelandang dengan mengantarkan Chelsea meraih juara Liga Premiership kembali setelah puasa selama setengah abad dengan selisih 12 poin dari peringkat kedua. Dengan empat gol dalam Liga Champion, sisanya ia cetak dalam Piala Liga. Ia mengakhiri musim itu dengan gemilang, yaitu dengan memenangkan penghargaan Pesepakbola FWA 2005.
Musim 2005-2006, Lampard berhasil mencetak 16 gol di Premiership, 2 gol dalam lima pertandingan Liga Champion, dan 2 yang lain dalam pertandingan perebutan piala domestic, dengan total 20 gol di musim itu. Lampard telah mencetak 89 gol untuk Chelsea hingga 31 Maret 2007, ia menjadi pencetak gol terbanyak di klubnya dan termasuk dalam 10 besar secara keseluruhan. Ia juga menjadi gelandang yang paling produktif dalam urusan mencetak gol sepanjang sejarah Chelsea dan berhasil melampaui rekor yang pernah dibuat oleh Dennis Wise, yaitu 76 gol.

Karir Internasional :
Debut pertamanya bersama tim Nasional Inggris saat tim Inggris diasuh oleh Peter Taylor, ia menjadi skuad timnas Inggris U-21 pada 13 November 1997, pada pertandingan melawan Yunani. Pada Pagelaran Europe Champions U-21 tahun 2000 Lampard sudah mengenakan ban kapten. Lampard mencetak sembilan gol selama bergabung dengan tim U-21 yang hanya diungguli oleh Alan Shearer dan Francis Jeffers (keduanya mencetak 13 gol). Pada 10 Oktober 1999 Lampard ditarik ke tim senior pada saat melawan Belgia pada pertandingan persahabatan. Ia tidak terpilih dalam daftar skuad 23 pemain yang membela Inggris dalam ajang Euro 2000 dan juga tidak terpilih dalam skuad tim Inggris ke Piala Dunia 2002 di Korea Selatan dan Jepang. Gol pertama Lampard di Timnas Inggris pada pertandingan persahabatan melawan Kroasia tanggal 20 Agustus 2003.

Euro 2004 di Portugal ia menjadi bagian tim Inggris, ia mencetak 3 gol dari empat pertandingan, sayang Inggris hanya berhasil mencapai perempat final. Lampard dimasukkan ke dalam skuad bentukan Sven-Göran Eriksson dalam babak penyisihan Piala Dunia 2006, ia mencetak lima gol dan memakai kaus bernomor 8 yang sebelumnya dikenakan oleh Scholes. Pada Piala Dunia 2006, media Inggris menuai kritikan atas permainan Lampard yang dianggap kurang memuaskan.Lampard bermain penuh dalam lima pertandingan, ia adalah salah satu dari tiga pemain Inggris selain Steven Gerrard dan Jamie Carragher, yang tendangan penalty-nya berhasil ditepis oleh kiper Portugal, Ricardo Pereira, saat adu penalti melawan Portugal dalam perempat final.

Penghargaan

Klub :
- Piala Intertoto UEFA (1998)
- Piala FA (2007)
- FA Community Shield (2005)
- Piala Liga (2005, 2007)
- Liga Premiership (2004-2005, 2005-2006)

Pribadi :

- Peringkat dua dalam Pemain Dunia FIFA Tahun 2005 (2005)
- Pesepakbola FWA 2005 (2005)
- Peringkat dua dalam Pesepakbola Eropa Tahun Ini (2005)
- Tim FIFPro World XI (2005)

Biografi john Terry



Data diri:

Lahir: Dec 07, 1980
Tempat Lahir : Barking
Kewarganegaraan: Inggris
Tinggi : 182 cm
Berat badan : 75 kg

Terry menjadi pemain pertama di timnas senior Inggris yang mencetak gol di Stadion New Wembley, saat bermain imbang 1-1 melawan Brasil, 1 Juli 2007.

JIKA dicari siapa pemain produk asli Chelsea yang paling menonjol sejauh ini, mungkin semua sepakat menyebut nama John Terry. Defender berusia 27 tahun ini memang telah menjadi figur sentral kesuksesan Chelsea dalam beberapa tahun terakhir.

Kini, Terry merupakan sosok yang tak tergantikan di lini belakang The Blues. Sebanyak enam trofi telah dikoleksinya semenjak menjabat sebagai kapten tim sepeninggal bek asal Perancis, Marcel Desailly.

Sejauh ini puncak prestasi Terry adalah ketika membawa Chelsea meraih double winners di musim 2004-05. Gelar juara Premier League dan Piala Liga berhasil disandingkannya dengan gelar pribadi PFA Player of the Year dan Defender terbaik Liga Champions di musim yang sama.

Tepat di usia 14 tahun, Terry kecil bergabung bersama akademi sepak bola Chelsea. Di sinilah Terry sempat mengalami transformasi posisi dari gelandang hingga menjadi seorang defender sampai sekarang.

Pada 1998, Terry mendapatkan kontrak profesional pertamanya di Chelsea. Tanpa harus menunggu lama tepatnya 28 Oktober 1998, pemuda kelahiran Barking, London Timur, 7 Desember 1980 ini, langsung berkesempatan melakoni debutnya di tim senior saat melawan Aston Villa di ajang Premier League.

Namun di usianya yang masih 18 tahun, Terry belum mendapat kesempatan banyak dari The Blues untuk menunjukkan bakat bermainnya. Imbasnya, Terry dipinjamkan ke Nottingham Forest selama satu musim.

Sekembalinya ke Stamford Bridge pada musim 2000-01, kesempatan untuk Terry mulai datang. Dia mampu bermain sebanyak 23 penampilan sepanjang musim, hingga terpilih sebagai pemain terbaik di Chelsea pada akhir musim.

Perkembangan karier Terry kian berlanjut. Pada musim berikutnya kala dirinya dipercaya mendampingi Desailly di jantung pertahanan. Sepanjang musim Terry mampu mengkoleksi 33 penampilan dengan koleksi sebiji gol. Di tahun ini juga Terry pertama kali mengenakan ban kapten di lengannya, ketika menggantikan Desailly yang tidak tampil saat melawan Charlton Athletic, 5 Desember 2001.

Mulai musim 2003-04. Terry lebih sering menjabat sebagai kapten seiring Desailly yang hampir sepanjang musim absen karena cedera. Bersama tandem barunya kala itu, William Galas, Terry mampu menunjukkan kapasitasnya sebagai tembok tangguh dijantung pertahanan The Blues di era pelatih Claudio Ranieri.

Di musim 2004-05 beberapa perubahan besar terjadi di kubu Chelsea. Pelatih Claudio Ranieri digantikan oleh Jose Mourinho, sementara kapten Marcel Desailly resmi keluar dari Stamford Bridge. Di tahun inilah Terry mulai muncul sebagai andalan utama di jantung pertahanan The Blues. Jabatan kapten resmi diembannya sebagai suksesor Desailly. Sementara, di akhir musim, gelar juara Premier League pertamanya berhasil diraih bersamaan dengan gelar Piala Liga.

Berbagai kesuksesan mulai diraih Terry di musim ini. Selain dua gelar tersebut, Terry juga meraih gelar pribadi yaitu PFA Player of the Year dan Defender terbaik Liga Champions di musim yang sama. Trofi Premier League pun mampu dipertahankannya di musim berikutnya, sayang tidak dengan trofi Piala Liga.

Di tahun 2006, Terry sempat mengalami beberapa kejadian unik selama kariernya di Chelsea. 14 Oktober 2006, untuk kali pertama Terry bermain di posisi penjaga gawang akibat Petr Cech dan Carlo Cudicini cedera saat laga. Pada 5 November 2006, untuk pertama kali Terry di usir wasit dari dalam lapangan. Saat itu, Terry mendapatkan dua kartu kuning dari wasit Graham Poll, hingga mendapat kartu merah pertamanya selama berseragam The Blues.

Meski telah memperoleh banyak gelar, namun masih ada satu impian yang belum dicapai Terry bersama Chelsea, yaitu gelar juara Liga Champions. Musim 2007-08 lalu, mereka hampir memperolehnya setelah mampu melaju ke final untuk menantang Manchester United. Sayang kegagalan Terry dalam mengeksekusi penalti membuatnya harus melupakan gelar impiannya itu.

Namun, perjalanan Terry bersama The Blues masih cukup panjang. Di usianya yang mau menginjak 29 tahun, Terry masih memiliki waktu untuk mewujudkan impiannya.

Minggu, 27 September 2009

Kesedihan dari Fans Chelsea, Rekor Chelsea Terhenti di Kandang Wigan


Chelsea vs Wigan 1-3..

Wigan – Catatan raihan poin sempurna yang ditorehkan Chelsea sejak awal musim terhenti sudah. Diwarnai dengan diusirnya, Peter Cech, The Blues menyerah dari tuan rumah Wigan 1-3.

Hasil ini membuat posisi puncak klasemen sementara Liga Inggris yang dalam beberapa pekan terakhir dimiliki Chelsea berpindah ke Manchester United yang pada saat bersamaan menekuk Stoke City 2-0. ‘Si Biru’ sendiri melorot ke posisi dua.

Dalam pertandingan di DW Stadium, Sabtu (26/9/09) Chelsea tertinggal lebih dulu melalui gol Titus Bramble di menit 16. Skor bertahan sampai turun minum.

‘Si Biru’ berhasil mencetak gol penyeimbang di menit 47 melalui aksi Drogba yang berhasil menyelesaikan umpan mendatar dari Florent Malouda.

Namun lima menit berselang pendukung tuan rumah kembali bersorak riang setelah wasit Philip Dowd menghadiahi tuan rumah tendangan penalti. Dalam insiden itu Peter Cech dikeluarkan karena dianggap melakukan pelanggaran keras terhadap Rodallega.

Rodallega yang bertindak sebagai eksekutor tanpa kesulitan menaklukkan Henrique Hilario yang masuk menggantikan Malouda. Namun penderitaan Chelsea rupanya belum berakhir.

Paul Scharner sukses menambah angka bagi Wigan di menit 90 untuk mengunci kemenangan tuan rumah menjadi 3-1. Hasil ini bertahan sampai pertandingan berakhir.

Susunan pemain

Wigan: Kirkland, Melchiot, Boyce, Bramble, Figueroa, Thomas, Rodallega, Diame, N’Zogbia, Scharner, Scotland.

Chelsea: Cech, Bosingwa, Carvalho, Terry, Ashley Cole, Essien, Mikel, Malouda, Lampard, Drogba, Anelka

Senin, 21 September 2009

Chelsea Mantab kan Posisi Di puncak Klasment Sementara


Chelsea Vs Tottenham 3-0

Chelsea masih membuktikan bahwa mereka masih tetap perkasa dari Spurs. Tiga gol Chelsea di laga ini masing-masing dicetak oleh Ashley Cole, Michael Ballack dan Didier Drogba.

Hasil ini membuat The Blues masih memimpin klasemen dengan meraih 18 poin atau unggul tiga poin dari Manchester United. Sementara Spurs berada di posisi keempat dengan 12 poin.

Pada pertandingan di Stamford Bridge, Minggu (20/9/2009), Chelsea membuka peluang untuk meraih poin penuh. Hingga turun minum skuad besutan Carlo Ancelotti ini masih memimpin 1-0.

Gol tersebut terjadi di menit ke-32. Cole dengan baik menjebol gawang Spurs dengan sundulannya setelah menyambut crossing rendah dari Didier Drogba.

Meskipun sering melakukan serangan namun skor 1-0 bertahan hingga turun minum. The Blues baru menambah keunggulan menjadi 2-0 lewat gol Michael Ballack di menit ke-58

Berawal dari usaha Drogba melepaskan tendangan namun digagalkan oleh Cudicini. Bola lepas disambut Frank Lampard dan diteruskan ke Ballack sebelum diselesaikan menjadi gol.

Pertandingan tersebut sempat terhenti beberapa menit setelah Sebastien Bassong terjatuh setelah berbenturan dengan Anelka. Ia akhirnya mendapatkan perawatan medis dan ditarik keluar.

Sementara di kubu Chelsea, Drogba harus ditandu keluar. Striker Chelsea ini merasa sakit pada kakinya saat melepaskan tendangan ke gawang Spurs saat mendapatkan umpan dari Anelka.

Chelsea masih terus melancarkan serangan. Sebuah peluang Salomon Kalou masih mengenai tiang gawang sebelum membentur tubuh Cudicini di saat pertandingan memasuki menit ke-88.

Di akhir pertandingan Peter Croch yang masuk menjadi pemain pengganti sempat menjebol gawang Cech. Namun gol itu dianulir karena wasit menganggapnya telah lebih dulu off side.

Susunan Pemain:

Chelsea: Cech, Bosingwa, Carvalho, Terry, Ashley Cole, Ballack (Mikel Obi 63), Essien, Lampard, Malouda, Anelka (Borini 90), Drogba (Kalou 85).

Tottenham: Cudicini, Corluka, King (Hutton 48), Bassong(Kranjcar 82), Assou-Ekotto, Lennon, Jenas, Huddlestone, Palacios, Defoe (Crouch 67), Keane.

Sabtu, 12 September 2009

Malaouda Jaga KesemPurnaan Chelsea


Chelsea Vs Stoke City 2-0

Stoke – Rentetan kemenangan Chelsea di awal musim ini belum bisa dihentikan Stoke City. The Blues sukses menundukkan tuan rumah dengan skor 2-1 lewat gol telat yang diciptakan Florent Malouda.

Pasukan Carlo Ancelotti itu sebelumnya meraih poin oenuh ketika berhadapan dengan Hull City, Sunderland, Fulham dan Burnley. Empat kemenangan ini pulalah yang membuat mereka memuncaki klasemen Premier League.

Di Britannia Stadium, Sabtu (12/9/2009) malam WIB, kesempurnaan ini berlanjut, meski mereka harus tertinggal lebih dulu lewat gol Abdoulaye Faye. Didier Drogba kemudian menyamakan kedudukan menjadi 1-1 di penhujung babak pertama.

Ketika pertandingan terlihat bakal berakhir seri, Malouda tampil sebagai penyelamat. Sepakan gelandang asal Prancis ini tak mampu dibendung oleh kiper Thomas Simonsen dan Chelsea pun berhak pulang dengan membawa tiga angka.

Minggu, 30 Agustus 2009

Gun n' Roses - November Rain

Tekuk BurnLey Chelsea menang 100% (3-0)


London – Chelsea mempertahankan rekor 100 persen dalam empat pertandingan Liga Inggris musim ini. Menghadapi Burnley, The Blues sempat kesulitan di babak pertama sebelum menang 3-0.

Tiga gol yang dicetak di Stadion Stamford Bridge, Sabtu (29/8/2009), dicetak oleh Nicolas Anelka di babak pertama dan dua gol sisanya dilesakkan oleh Michael Ballack dan Ashley Cole di babak kedua.

Hasil ini menempatkan Chelsea di puncak klasemen sementara Liga Inggris dengan nilai sempurna 12 dari empat pertandingan dan dengan selisih gol positif delapan.

Jalannya laga
Chelsea membuka peluang di menit ketujuh ketika Anelka memanfaatkan kesalahan Andrew Bikey. Tapi keterburuan Anelka membuat tendangannya jatuh tepat di pelukan kiper Burnley, Brian Jensen.

Hanya berselang dua menit, Burnley justru nyaris membuka skor. Tyrone Mears merebut bola dari kaki John Terry dan mengumpankan ke Martin Paterson. Berdiri bebas, tendangan Paterson menyamping di kanan gawang Petr Cech.

Ballack nyaris membuat Chelsea unggul di menit 21. Dari kesalahan Wade Elliot, Ballack menguasai bola dan mencungkilnya. Beruntung bagi Burnley, Jensen dengan sigap men-tip bola ke udara.

Dari sebuah tendangan sudut di menit 23, Chelsea lagi-lagi memetik peluang emas. Sundulan Ricardo Carvalho diteruskan oleh Terry dengan sepakannya tapi lagi-lagi Jensen cepat menepis bola.

Chelsea akhirnya memecah kebuntuan di menit 45. Umpan Michael Essien kepada Didier Drogba diteruskan dengan umpan silang mendatar yang disontek Anelka sembari menjatuhkan diri. Tuan rumah pun unggul 1-0.

Dua menit babak kedua berjalan, Chelsea menambah keunggulan melalui kepala Ballack. Sebuah umpan silang yang dilepaskan Frank Lampard dari kiri dengan sempurna ditanduk Ballack yang tak terjaga.

Lima menit setelahnya, Chelsea unggul 3-0 berkat gol dari Cole. Bek kiri Chelsea itu ikut menyerang dan kerjasama satu-duanya dengan Lampard ia sudahi dengan tendangan keras yang tak mampu dihadang kiper Burnley, Brian Jensen.

Dua menit babak kedua berjalan, Chelsea menambah keunggulan melalui kepala Ballack. Sebuah umpan silang yang dilepaskan Frank Lampard dari kiri dengan sempurna ditanduk Ballack yang tak terjaga.

Lima menit setelahnya, Chelsea unggul 3-0 berkat gol dari Cole. Bek kiri Chelsea itu ikut menyerang dan kerjasama satu-duanya dengan Lampard ia sudahi dengan tendangan keras yang tak mampu dihadang kiper Burnley, Brian Jensen.

Di menit 67, Michael Essien hampir menambah gol Chelsea. Dari operannya kepada Lampard yang diblok bek Burnley, gelandang Ghana itu menendang keras tetapi Jensen menjatuhkan badan ke kanan menepis si kulit bundar.

Hanya berselisih 10 menit, Essien kembali memetik peluang. Lampard yang mendapat umpan dari Anelka mengumpan ke Essien yang menyambutnya dengan sepakan deras tetapi di-tip ke luar lapangan oleh Jensen.

Menit 82, Anelka sebenarnya mencetak gol keduanya. Umpan dari Ballack pasca bekerja sama dengan Lampard disambut tendangan Anelka tetapi gol tidak disahkan karena ia sudah off-side.

Dua menit sebelum laga bubar, giliran Tyrone Mears yang menyelamatkan gawang Burnley. Tendangan Salomon Kalou meluncur ke gawang Burnley yang kosong dan Mears di detik terakhir membuang bola di garis gawang.

Hingga wasit meniup peluit panjang tanda usainya pertandingan, skor 3-0 untuk keunggulan Chelsea tetap bertahan.

Susunan pemain
Chelsea: Cech; Bosingwa (Belletti 65), Carvalho, Terry, Ashley Cole; Essien, Ballack (Mikel 82), Deco, Lampard; Anelka, Drogba (Kalou 75)

Burnley: Jensen; Mears, Carlisle, Alexander (McDonald 74), Bikey, Jordan; Blake (Guerrero 77), Elliott, McCann, Paterson (Gudjonsson 58); S. Fletcher

Kamis, 27 Agustus 2009

TuGaZ FiQh

hudud
hudud adalah jarimah (perbuatan pidana) yang bentuk perbuatan dan sanksinya telah ditentukan dalam nash (al-Qur’an dan as-Sunnah), dan jarimah ini menjadi hak Allah. hakim dalam menentukan hukuman tidak memiliki kebebasan, dan tugas hakim hanya membuktikan apakah perbuatan jarimah itu memenuhi unsur-unsurnya, baik unsur umum dan unsur khusus. Macam-macam jarimah hudud adalah jarimah zina, qadzaf, sirqah, syurbah hirobah, riddah dan bughoh. Hukuman hudud itu akan gugur apabila dalam perbuatan itu terdapat syubhat baik subhat menurut obyeknya, syubhat menurut subyeknya, dan syubhat menurut hukum.
Posted by sidik tono

qiyash dan kafarat
QIYAS
Qiyas artinya menggabungkan atau menyamakan artinya menetapkan suatu hukum suatu perkara yang baru yang belum ada pada masa sebelumnya namun memiliki kesamaan dalah sebab, manfaat, bahaya dan berbagai aspek dengan perkara terdahulu sehingga dihukumi sama.
Dalam Islam, Ijma dan Qiyas sifatnya darurat, bila memang terdapat hal hal yang ternyata belum ditetapkan pada masa-masa sebelumnya

KAFARAT
berasal dari kata dasar kafara (menutupi sesuatu). Artinya adalah denda yang wajib ditunaikan yang disebabkan oleh suatu perbuatan dosa, yang bertujuan menutup dosa tersebut sehingga tidak ada lagi pengaruh dosa yang diperbuat tersebut, baik di dunia maupun di akhirat. Kafarat merupakan salah satu hukuman yang dipaparkan secara terperinsi dalam syariat Islam.
Ada bermacam-macam kafarat dalam Islam yang bentuknya berbeda sesuai dengan perbedaan pelanggaran (dosa) yang dilakukan. Perbuatan-perbuatan dosa yang dikenakan kaafarat tersebut antarta lain melanggar sumpah, melakukan jimak (hubungan suami istri) di siang hari pada bulan Ramadhan, men-zihar istri (seorang suami menyatakan bahwa punggung istrinya sama dengan punggung ibunya), dan mempergauli istri ketika sedang melaksanakan ihram di Makkah.
Kafarat sumpah, para ulama membedakan sumpah tersebut dalam sumpah lagw (sia-sia) seperti ucapan seseorang yang dilontarkan tanpa tujuan untuk bersumpah. Sumpah seperti ini tidak dianggap sebagai sumpah yang harus dikenai denda kafarat. Ada pula sumpah qumus yakni sumpah dusta dan mengandung unsur pengkhianatan. Sumpah seperti ini tidak dikenakan kafarat menurut jumhur ulama karena hukumannya lebih besar dan berat dari kafarat. Sumpah mun'aqidah yaitu sumpah yang dilakukan seseorang bahwa ia akan melakukan sesuatu di masa yang akan datang atau tidak melakukan sesuatu, namun sumpah itu dilanggarnya. Bentuk sumpah ini dikenai kafarat sumpah sebagaimana difirmankan dalam Alquran surat Al-Maidah ayat 89 yakni memberi makan 10 orang miskin, memberi pakaian mereka aatau memerdekakan budak. Jika si pelanggar sumpah tidak sanggup melaksanakan kafarat tersebut, ia harus berpuasa selama tiga hari.
Kafarat zihar, yaitu ucapan menyamakan punggung ibu dengan punggung istri. Hukumannya menurut QS Al-Mujahadah ayat 3 dan 4 adalah memerdekakan budak; jika tidak sanggup, berpuasa dua bulan berturut-turut dan jika tidak mampu juga, memberi makan 60 orang miskin. Jumhur ulama sepakat bahwa kafarat zihar ini dengan urutan seperti yang ada dalam ayat itu, tanpa ada kebolehan memilih atau mengganti-ganti urutan tersebut. Berbeda dengan jumhur ulama, ulama Mazhab Maliki berpendapat bentuk-bentuk hukuman tersebut merupakan tiga alternatif yang boleh dipilih tanpa terikat dengan tertib yang ada dalam ayat. Boleh saja yang dua didahulukan kalau kemaslahatan menghendaki demikian.
Kafarat bagi suami yang melakukan jimak (persetubuhan) pada saat ihram atau pada siang hari puasa Ramadhan. Kafaratnya adalah dengan memerdekakan budak, puasa berturut-turut selama dua bulan atau memberi makan kepada 60 orang miskin. Dasar hukum dari kafarat jimak ini adalah hadis Nabi SAW yang diriwayatkan oleh Jemaah dari Abu Hurairah.
Dari berbagai ayat dan hadis tentang kafarat tersebut terlihat bahwa tujuan kafarat adalah taqarrub (mendekatkan diri) kepada Allah SWT, di samping juga memerdekakan budak, dalam arti bukan untuk menanggung resiko fisik sebagaimana yang terdapat dalam hukuman-hukuman hudud atau kisas. yus/disarikan dari ensiklopedi islam

QISHASH
1. Pengertian Qishash
Menurut syaraâ’ qishash ialah pembalasan yang serupa dengan perbuatan pembunuhan melukai merusakkan anggota badan/menghilangkan manfaatnya, sesuai pelangarannya.
2. Qishash ada 2 macam :
a. Qishash jiwa, yaitu hukum bunuh bagi tindak pidana pembunuhan.
b. Qishash anggota badan, yakni hukum qishash atau tindak pidana melukai, merusakkan anggota badan, atau menghilangkan manfaat anggota badan.
3. Syarat-syarat Qishash
a. Pembunuh sudah baligh dan berakal (mukallaf). Tidak wajib qishash bagi anak kecil atau orang gila, sebab mereka belum dan tidak berdosa.
b. Pembunuh bukan bapak dari yang terbunuh. Tidak wajib qishash bapak yang membunuh anaknya. Tetapi wajib qishash bila anak membunuh bapaknya.
c. Oran g yang dibunuh sama derajatnya, Islam sama Islam, merdeka dengan merdeka, perempuan dengan perempuan, dan budak dengan budak.
d. Qishash dilakukan dalam hal yang sama, jiwa dengan jiwa, anggota dengan anggota, seperti mata dengan mata, telinga dengan telinga.
e. Qishash itu dilakukan dengn jenis barang yang telah digunakan oleh yang membunuh atau yang melukai itu.
f. Oran g yang terbunuh itu berhak dilindungi jiwanya, kecuali jiwa oran g kafir, pezina mukhshan, dan pembunuh tanpa hak. Hal ini selaras hadits rasulullah, ‘Tidakklah boleh membunuh seseorang kecuali karena salah satu dari tiga sebab: kafir setelah beriman, berzina dan membunuh tidak dijalan yang benar/aniaya’ �(HR. Turmudzi dan Nasaâ’)
4. Pembunuhan olah massa / kelompok orang
Sekelompok oran g yang membunuh seorang harus diqishash, dibunuh semua..
5. Qishash anggota badan
Semua anggota tubuh ada qishashnya. Hal ini selaras dengan firman-Nya, ‘Dan kami telah tetapkan terhadap mereka di dalamnya (At Taurat) bahwasanya jiwa (dibalas) dengan jiwa, mata dengan mata, hidung dengan hidung, telinga dengan telinga, gigi dengan gigi, dan luka luka (pun) ada kisasnya. barangsiapa yang melepaskan (hak kisas) nya, Maka melepaskan hak itu (menjadi) penebus dosa baginya. barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, Maka mereka itu adalah orang-orang yang zalim.’ (QS. Al-Maidah : 45)
C. HIKMAH QISHASH
Hikmah qishash ialah supaya terpelihara jiwa dari gangguan pembunuh. Apabila sesorang mengetahui bahwa dirinya akan dibunuh juga. Karena akibat perbuatan membunuh oran g, tentu ia takut membunuh oran g lain. Dengan demikian terpeliharalah jiwa dari terbunuh. Terpeliharalah manusia dari bunuh-membunuh.
Ringkasnya, menjatuhkan hukum yang sebanding dan setimpal itu, memeliharakan hidup masyarakat: dan Al-Quran tiada menamai hokum yang dijatuhkan atas pembunuh itu, dengan nama hukum mati atau hukum gantung, atau hukum bunuh, hanya menamai hukum setimpal dan sebanding� dengan kesalahan. Operasi pemberantasan kejahatan yang dilakukan pemerintah menjadi bukti betapa tinggi dan benarnya ajaran islam terutama yang berkenaan hukum qishash atau hukum pidana Islam.



D. DIYAT
1. Pengertian Diat
Diyat ialah denda pengganti jiwa yang tidak berlaku atau tidak dilakukan padanya hukuman bunuh.
a. Bila wali atau ahli waris terbunuh memaafkan yang membunuh dari pembalasan jiwa.
b. Pembunuh yang tidak sengaja
c. Pembunuh yang tidak ada unsur membunuh.
2. Macam-macam diyat
Diyat ada dua macam :
a. Diyat Mughalazhah, yakni denda berat
Diyat Mughalazhah ialah denda yang diwajibkan atas pembunuhan sengaja jika ahli waris memaafkan dari pembalasan jiwa serta denda aas pembunuhan tidak sengaja dan denda atas pembunuhan yang tidak ada unsur-unsur membunuh yang dilakukan dibulan haram, ditempat haram serta pembunuhan atas diri seseorang yang masih ada hubungan kekeluargaan. Ada pun jumlah diat mughallazhah ialah : 100 ekor unta terdiri 30 ekor unta berumur 3 tahun, 30 ekor unta berumur 4 tahun serta 40 ekor unta berumur 5 tahun (yang sedang hamil).
Diat Mughallazah ialah :
· Pembunuhan sengaja yaitu ahli waris memaafkan dari pembalasan jiwa.
· Pembunuhan tidak sengaja / serupa
· Pembunuhan di bulan haram yaitu bulan Zulqaidah, Zulhijjah, Muharram dan Rajab.
· Pembunuhan di kota haram atau Mekkah.
· Pembunuhan orang yang masih mempunyai hubungan kekeluargaanseperti Muhrim, Radhâ’ah atau Mushaharah.
· Pembunuhan tersalahdengan tongkat, cambuk dsb.
· Pemotongan atau membuat cacat angota badan tertentu.
b. Diyat Mukhaffafah, yakni denda ringan.
Diyat Mukhoffafah diwajibkan atas pembunuhan tersalah. Jumlah dendanya 100 ekor unta terdiri dari 20 ekor unta beurumur 3 tahun, 20 ekor unta berumur 4 tahun, 20 ekor unta betina berumur 2 tahun, 20 ekor unta jantan berumur 2 tahun dan 20 ekor unta betina umur 1 tahun.
Diyat Mukhoffafah dapat pula diganti uang atau lainya seharga unta tersebut. Diat Mukhoffafah adalah sebagai berikut :
· Pembunuhan yang tersalah.
· Pembunuhan karena kesalahan obat bagi dokter.
· Pemotongan atau membuat cacat serta melukai anggota badan.
3. Ketentuan-ketentuan lain mengenai diat :
a. Masa pembayaran diyat, bagi pembunuhan sengaja dibayar tunai waktu itu juga. Sedangkan pembunuhan tidak sengaja atau karena tersalah dibayar selama 3 tahun dan tiap tahun sepertiga.
b. Diyat wanita separo laki-laki.
c. Diyat kafir dhimmi dan muâ’hid separo diat muslimin.
d. Diyat Yahudi dan Nasrani sepertiga diat oran g Islam.
e. Diyat hamba separo diat oran g merdeka.
f. Diyat janin, sepersepuluh diat ibunya, 5 ekor unta.
4. Diyat anggota badan :
Pemotongan, menghilangkan fungsi, membuat cacad atau melukai anggota badan dikenakan diyat berikut :
Pertama : Diyat 100 (seratus) ekor unta. Diat ini untuk anggota badan berikut :
a. Bagi anggota badan yang berpasangan (kiri dan kanan) jika keduan-duanya potong atau rusak, yaitu kedua mata, kedua telinga, kedua tangan, kedua kaki, kedua bibir (atas bawah) dan kedua belah buah zakar.
b. Bagi anggota badan yang tunggal, seperti : hidung, lidah, dll..
c. Bagi tulang sulbi ( tulang tempat keluar air mani laki-laki)
Kedua : Diyat 50 ekor unta. Diyat ini untuk anggota badan yang berpasangan, jika salah satu dari keduanya ( kanan dan kiri) terpotong.
Ketiga : Diat 33 ekor unta ( sepertiga dari diatyang sempurna). Diyat ini terhadap :
a. Luka kepala sampai otak
b. Luka badan sampai perut
c. Sebelah tangan yang sakit kusta
d. Gigi-gigi yang hitam
Gigi satu bernilai 5 ekor unta. Kalau seseorang meruntuhkan satu gigi orang lain harus membayar dengan 5 ekor unta. Kalau meruntuhkan 2, harus membayar 10 ekor. Bagaimana kalau seseorang meruntuhkan semua gigiorang lain, apakah harus membayar 5 ekor unta kali jumlah gigi tersebut ? Ulama berbeda pendapat. Sebagian berpendapat : cukup membayar diyat 60 ekor unta (dewasa). Ulama lain berpendapat harus membayar 5 ekor unta kali jumlah gigi.
Hal Sumpah
Orang yang menuduh membunuh harus mengemukakan bukti dan oran g yang menolak tuduhan harus bersumpah. Apabila ada pembunuhan yang tidak diketahui pembunuhnya, wali dari yang terbunuh bisa menuduh kepada sesorang atatu suatu kelompok yang mempunyai kaitan dengan pembunuhan, yaitu menyebutkan data-data.
Data-data yang dikemukakan seperti :
* Orang yang dituduh pernah bertengkar pada hari-hari sebelumnya
* Orang yang dituduh pernah disakitkan hatinya.
* Adanya alat yang hanya dimiliki oleh tertuduh
* Adanya berita dari seseorang tertuduh kalau tidak menerima tuduhan bisa membela diri dengan bersumpah, bahwa ia betul-betul tidak membunuh.


Jinayat
Pengertian Jinayat
Hukum Pidana Islam sering disebut dalam fiqh dengan istilah jinayat atau jarimah. Jinayat dalam istilah hukum sering disebut dengan delik atau tindak pidana. Jinahah merupakan bentuk verbal noun (mashdar) dari kata jana. Secara etimologi jana berarti berbuat dosa atau salah, sedangkan jinayah diartikan perbuatan dosa atau perbuatan salah. Secara terminologi kata jinayat mempunyai beberapa pengertian, seperti yang diungkapkan oleh Abd al Qodir Awdah bahwa jinayat adalah perbuatan yang dilarang oleh syara' baik perbuatan itu mengenai jiwa, harta benda, atau lainnya.
Menurut A. Jazuli, pada dasarnya pengertian dari istilah Jinayah mengacu kepada hasil perbuatan seseorang. Biasanya pengertian tersebut terbatas pada perbuatan yang dilarang. Di kalangan fuqoha', perkataan Jinayat berarti perbuatan perbuatan yang dilarang oleh syara'. Meskipun demikian, pada umunya fuqoha' menggunakan istilah tersebut hanya untuk perbuatan perbuatan yang terlarang menurut syara'. Meskipun demikian, pada umumnya fuqoha' menggunakan istilah tersebut hanya untuk perbuatan perbuatan yang mengancam keselamatan jiwa, seperti pemukulan, pembunuhan dan sebagainya. Selain itu, terdapat fuqoha' yang membatasi istilah Jinayat kepada perbuatan perbuatan yang diancam dengan hukuman hudud dan qishash, tidak temasuk perbuatan yang diancam dengan ta'zir. Istilah lain yang sepadan dengan istilah jinayat adalah jarimah, yaitu larangan larangan syara' yang diancam Allah dengan hukuman had atau ta'zir.
Sebagian fuqoha menggunakan kata jinayat untuk perbuatan yang yang berkaitan dengan jiwa atau anggota badan, seperti membunuh, melukai dan lain sebagainya. Dengan demikian istilah fiqh jinayat sama dengan hukum pidana. Haliman dalam disertasinya menyebutkan bahwa yang dimaksud dengan hukum pidana dalam syari'at Islam adalah ketentuan-ketentuan hukum syara' yang melarang untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu, dan pelanggaran terhadap ketentuan hukum tersebut dikenakan hukuman berupa penderitaan badan atau harta.
Jarimah Qishosh Diyat. Yaitu perbuatan yang diancam dengan hukuman qishosh dan diyat. Baik qishosh maupun diyat merupakan hukuman yang telah ditentukan batasannya, tidak ada batas terendah dan tertinggi tetapi menjadi hak perorangan (si korban dan walinya), ini berbeda dengan hukuman had yang menjadi hak Allah semata. Penerapan hukuman qishosh diyat ada beberapa kemungkinan, seperti hukuman qishosh bisa berubah menjadi hukuman diyat, hukuman diyat apabila dimaafkan akan menjadi hapus. Yang termasuk dalam kategori jarimah qishosh diyat antara lain pembunuhan sengaja (qotl ‘amd), pembunuhan semi sengaja (qotl sibh ‘amd), pembunuhan keliru (qotl khotho'), penganiayaan sengaja (jarh ‘amd) dan penganiayaan salah (jarh khotho')
Yaitu perbuatan yang diancam dengan hukuman qishosh dan diyat. Baik qishosh maupun diyat merupakan hukuman yang telah ditentukan batasannya, tidak ada batas terendah dan tertinggi tetapi menjadi hak perorangan (si korban dan walinya), ini berbeda dengan hukuman had yang menjadi hak Allah semata. Penerapan hukuman qishosh diyat ada beberapa kemungkinan, seperti hukuman qishosh bisa berubah menjadi hukuman diyat, hukuman diyat apabila dimaafkan akan menjadi hapus. Yang termasuk dalam kategori jarimah qishosh diyat antara lain pembunuhan sengaja (qotl ‘amd), pembunuhan semi sengaja (qotl sibh ‘amd), pembunuhan keliru (qotl khotho'), penganiayaan sengaja (jarh ‘amd) dan penganiayaan salah (jarh khotho').
Diantara jarimah-jarimah qishosh diyat yang paling berat adalah hukuman bagi pelaku tindak pidana pembunuhan sengaja (qotl ‘amd) karena hukuman baginya adalah dibunuh. Pada dasarnya seseorang haram menghilangkan orang lain tanpa alasan syar'i bahkan Allah mengatakan tidak ada dosa yang lebih besar lagi setelah kekafiran selain pembunuhan terhadap orang mukmin. "Dan barang siapa membunuh orang mukmin dengan sengaja, maka balasannya adalah jahannam, ia kekal di dalamnya dana Allah murka kepadanya, mengutuknya serta menyediakan azab yang besar baginya." (an nisa': 93). Rosulullah SAW juga bersabda, " Sesuatu yang pertama diadili di antara manusia di hari kiamat adalah masalah darah". (Muttafaqun ‘alaih).
Dalam Islam pemberlakuan hukuman mati terhadap pelaku pembunuhan sengaja tidak bersifat mutlak, karena jika dimaafkan oleh keluarga korban dia hanya diberi hukuman untuk membayar diyat yaitu denda senilai 100 onta (‘Abdl Basyir, 2003: 61). Di dalam Hukum Pidana Islam, diyat merupakan hukuman pengganti (‘uqubah badaliah) dari hukuman mati yang merupakan hukuman asli (‘uqubah ashliyah) dengan syarat adanya pemberian maaf dari keluarganya.
Jarimah Ta'zir. Jenis sanksinya secara penuh ada pada wewenang penguasa demi terealiasinya kemaslahatan umat. Dalam hal ini unsur akhlak menjadi pertimbangan paling utama. Misalnya pelanggaran terhadap lingkungan hidup, lalu lintas, dan pelanggaran-pelanggaran lalu lintas lainnya. Dalam penetapan jarimah ta'zir prinsip utama yang mejadi acuan penguasa adalah menjaga kepentingan umum dan melindungi setiap anggota masyarakat dari kemadhorotan (bahaya). Disamping itu, penegakan jarimah ta'zir harus sesuai dengan prinsip syar'i (nas).Jenis sanksinya secara penuh ada pada wewenang penguasa demi terealiasinya kemaslahatan umat. Dalam hal ini unsur akhlak menjadi pertimbangan paling utama. Misalnya pelanggaran terhadap lingkungan hidup, lalu lintas, dan pelanggaran-pelanggaran lalu lintas lainnya. Dalam penetapan jarimah ta'zir prinsip utama yang mejadi acuan penguasa adalah menjaga kepentingan umum dan melindungi setiap anggota masyarakat dari kemadhorotan(bahaya). Disamping itu, penegakan jarimah ta'zir harus sesuai dengan prinsip syar'i (nas).

Ta‘zîr
Ta’zîr secara bahasa bermakna pencegahan (al-man‘u). Secara istilah ta’zîr adalah hukuman edukatif (ta‘dîb) dengan maksud menakut-nakuti (tankîf). Sedangkan secara syar‘î, ta’zîr bermakna sanksi yang yang dijatuhkan atas kemaksiatan yang di dalamnya tidak ada had dan kafârat. Dalilnya adalah perbuatan Rasul saw.
Kasus ta‘zîr secara umum terbagi menjadi: (1) pelanggaran terhadap kehormatan; (2) pelanggaran terhadap kemuliaan; (3) perbuatan yang merusak akal; (4) pelanggaran terhadap harta; (5) gangguan keamanan; (6) subversi; (7) pelanggaran yang berhubungan dengan agama.
Sanksi ta‘zîr dapat berupa: (1) hukuman mati; (2) cambuk yang tidak boleh lebih dari 10 kali; (3) penjara; (4) pengasingan; (5) pemboikotan; (6) salib; (7) ganti rugi (ghuramah); (8) peyitaan harta; (9) mengubah bentuk barang; (10) ancaman yang nyata; (11) nasihat dan peringatan; (12) pencabutan sebagain hak kekayaan (hurmân); (13) pencelaan (tawbîkh); (14) pewartaan (tasyhîr).
Bentuk sanksi ta‘zîr hanya terbatas pada bentuk-bentuk tersebut. Khalifah atau yang mewakilinya yaitu qâdhî (hakim) diberikan hak oleh syariat untuk memilih di antara bentuk-bentuk sanksi tersebut dan menentukan kadarnya; ia tidak boleh menjatuhkan sanksi di luar itu.

Senin, 24 Agustus 2009

Drogba-Anelka Menentukan kemenangan Chelsea Vs Fulham 2-0


Didier Drogba dan Nicolas Anelka unjuk gigi untuk menginspirasikan kemenangan Chelsea di pertandingannya yang ketiga. Bertanding di markas Fulham, mereka menyumbangkan masing-masing satu gol. Drogba lebih dulu menjebol gawang lawan di menit 39, berkat assist dari Anelka. Di menit 75 prosesnya bergilir: Drogba membuat assist, dan Anelka yang mengubahnya menjadi gol. Chelsea pun menang 2-0.
Kemenangan di Craven Cottage, Minggu (23/8/2009) malam, ini memberi kesempurnaan start buat The Blues di era Carlo Ancelotti. Dari tiga kali bertanding, mereka selalu memenanginya. Hasil ini di luar sukses John Terry dkk menjuarai Community Shield saat mengalahkan Manchester United lewat adu penalti. Di klasemen sementara anak-anak London barat berada di peringkat kedua, hanya kalah selisih gol dari Tottenham Hotspur.
Adapun Fulham bergeming di urutan ke-11 dengan nilai tiga dari dua pertandingan. Fulham sebenarnya berhasil meredam tempo permainan Chelsea. Zona marking yang dibuat skuad asuhan Roy Hodgson ini membuat Frank Lampard dkk kesulitan untuk melakukan penetrasi ke kotak penalti tuan rumah. Dari minimnya aksi-aksi yang menarik, Drogba berhasil membungkam suporter Fulham saat babak pertama tersisa enam menit. Berawal dari serangan dari wilayahnya sendiri, Ricardo Carvalho mengirim bola ke tengah lapangan kepada Lampard. Diganggu seorang pemain lawan, gelandang bernomor punggung delapan itu segera meneruskan bola ke Anelka. Dengan pengamatan jeli pada posisi Drogba, striker Prancis itu memberi umpan terobosan kepada tandemnya itu. Drogba lepas dari pengawalnya dan dengan mudah menaklukkan kiper Mark Schwarzer.
Dari tayangan ulang, gol itu agak berbau offside dan menjadi pembahasan komentator. Namun wasit dan asistennya tidak menganggapnya demikian dan tetap mengesahkan gol di menit 39 tersebut. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum. Permainan tak banyak berubah sejak restart.

Chelsea masih unggul dalam penguasaan bola, tapi tidak ganas dalam melakukan serangan.
Sebaliknya, Fulham juga tak bergigi dalam memberi tekanan kepada tamunya itu. Dalam laga yang berjalan “pelan-pelan” itu Chelsea berhasil mendulang gol keduanya di menit 75, kembali lewat kolaborasi Drogba-Anelka. Mendapat bola di wilayah Fulham, dengan jeli Drogba melihat pergerakan Anelka dan bola disodorkannya ke jalur rekannya itu. Mengalahkan lari seorang pemain lawan, Anelka memperdaya Schwarzer sebelum menceploskan bola ke gawang. The Blues memperbesar keunggulannya menjadi 2-0, dan Anelka menciptakan gol pertamanya di musim ini.

Susunan pemain: Fulham: Mark Schwarzer, Brede Hangeland, Aaron Hughes, Paul Konchesky, John Pantsil, Dickson Etuhu, Danny Murphy (Chris Baird 70), Damien Duff, Zoltan Gera (Diomansy Kamara 63), Bobby Zamora (Erik Nevland 75), Clint Dempsey

Chelsea: Petr Cech, John Terry, Ricardo Carvalho, John Mikel Obi, Ashley Cole, Jose Bosingwa (Sam Hutchinson 86), Frank Lampard (Deco 81), Florent Malouda, Michael Ballack Nicolas Anelka, Didier Drogba

Rabu, 19 Agustus 2009

Drogba Striker Paling Komplet Se-Dunia

Bomber Chelsea asal Pantai Gading itu diklaim sebagai salah satu striker terbaik di dunia.



Dalam beberapa kesempatan, Didier Drogba sukses menunjukkan permainan terbaiknya. Kepala, kaki kanan dan kirinya juga sama produktif.

Kemampuan melakukan drible, mengeksekusi tendangan bebas dan ketangguhan sebagai pemain depan juga membuatnya dinilai sebagai salah satu striker paling komplet di dunia, setidaknya menurut rekannya Nicolas Anelka.

"Ada beberapa striker bagus di dunia sepakbola saat ini, seperti Fernando Torres dan david Villa. Tapi ketika tim anda butuh gol, tak ada pemain yang lebih baik daripada Didier," puji Anelka.

"Dia tak pernah menyerah dan sikapnya untuk tim sungguh luar biasa. Bagi saya, dia adalah striker paling komplet di dunia," paparnya.

Drogba sendiri sudah menunjukkan kapabilitasnya sebagai salah satu striker terbaik dengan menjebol gawang Hull City akhir pekan lalu lewat tendangan bebas.

Tekuk Sunderland, Chelsea Pimpin Klasemen


Sunderland - Chelsea untuk sementara memimpin klasemen Liga Inggris. Hasil tersebut didapat usai menundukkan Sunderland dengan skor 3-1.

Sebelumnya di pekan pertama akhir pekan lalu, The Blues sukses menundukkan Hull City dengan skor 2-1. Ditambah dengan kemenangan atas The Black Cats ini, Chelsea berhak memimpin klasemen dengan nilai enam. Sementara Sunderland tetap di posisi 10 dengan torehan nilai tiga.

Pada pertandingan di Stadium of Light, Rabu (19/8/2009) dinihari WIB, Chelsea tampil dengan sejumlah pemain andalannya semisal John terry, Frank Lampard dan Didier Drogba. Meski tampil menyerang, pasukan Carlo Ancelotti itu justru harus kebobolan lebih dulu.

Ketika laga memasuki menit 19, Kenwyne Jones, yang berada sedikit di luar kotak penalti, melepaskan sebuah tendangan. Bola tersebut lalu membentur badan John Terry.

Bola rebound tersebut kemudian jatuh di kaki Bent yang langsung melepaskan sebuah sepakan keras. Jala Petr Cech robek dan sunderland unggul 1-0.

Pada menit 22, Deco mendapatkan kesempatan untuk menyamakan kedudukan. Namun sepakan gelandang asal Portugal ini dari sisi kanan belum menemui sasaran. Bola masih menyamping di sisi jala Marton Fulop.

Menit 39, Michael Ballack menyambut sebuah sepak pojok dengan sebuah sundulan. Sial baginya, bola berhasil disapu oleh Pihllip Bardsley di muka gawang. Bola pantulan langsung disambar oleh Jose Bosingwa, tetapi Fulop dengan sigap menepisnya.

Hingga turun minum tak ada lagi gol tercipta, Sunderland masih unggul 1-0.

Laga babak kedua memasuki menit 50. Sepakan Frank Lampard dari luar kotak penalti berhasil dihalau Fulop dan menghasilkan tendangan penjuru. Dari sepak pojok ini, Didier Drogba mendapatkan peluang emas lewat sundulannya. Namun, bola masih melambung di atas mistar gawang.

Namun dua menit kemudian, gawang Sunderland tak lagi selamat. Ballack sukses menyamakan kedudukan setelah menyambut sundulan dari Branislav Ivanovic. Gol ini sendiri diawali oleh sepak pojok yang dieksekusi Lampard.

Chelsea akhirnya berbalik unggul ketika pertandingan memasuki menit 59. Usai Drogba dijatuhkan di kotak terlarang oleh George McCartney, tim tamu pun mendapatkan hadiah sepakan titik putih. Lampard yang menjadi eksekutornya tak menyia-nyiakan kesempatan ini. Tendangannya sukses membobol jala Fulop dan membuat skor berubah jadi 2-1.

Skor pun berubah menjadi 3-1 pada menit 68. Operan Michael Essien kepada Drogba diteruskan kepada Deco. Usai melewati satu pemain, nama terakhir kemudian melepaskan sepakan melengkung. Fulop tak mampu menhalaunya dan Chelsea pun memperlebar jarak dengan lawannya.

Hingga akhir laga, tak ada lagi gol tambahan. Chelsea pulang ke London dengan raihan tiga angka penuh.

Susunan Pemain

Sunderland: Marton Fulop, Danny Collins, George McCartney, Phillip Bardsley, Lorik Cana, Lee Cattermole (Grant Leadbitter 62), Kieran Richardson (Andy Reid 84), Jordan Henderson, Darren Bent, Kenwyne Jones (Fraizer Campbell 62).

Chelsea: Petr Cech, John Terry, Branislav Ivanovic, Michael Essien, Ashley Cole, Jose Bosingwa, Deco (Andriy Shevchenko 87), Frank Lampard, Michael Ballack, Didier Drogba (Daniel Sturridge 84), Salomon Kalou (Florent Malouda 76).

Sabtu, 15 Agustus 2009

Chelsea Tundukan Hull City


London - Chelsea mengawali kompetisi 2009/10 dengan kemenangan 2-1 atas Hull City. Di Stamford Bridge, Sabtu (15/8/2009), The Blues perlu gol Didier Drogba di menit 92 untuk memastikan diraihnya tiga angka.

Bertanding di depan pendukungnya sendiri, Chelsea lebih dulu tertinggal saat Sthepen Hunt menjebol gawang Petr Cech di menit 26. Didier Drogba menyamakan kedudukan melalui tendangan bebas 11 menit kemudian, sebelum menjadi penentu kemenangan dengan golnya di menit 92.

Hasil ini jelas jadi start bagus buat kubu The Blues, yang digadang-gadang menjadi penantang terberat Manchester United dalam perebutan titel Premier League. Apalagi pekan kemarin John Terry cs berhasil menundukkan The Red Devils melalui adu penalti di ajang Community Shield.

Kemenangan ini juga melanjutkan rangkaian hasil bagus yang dibuat Chelsea di laga pra musim. Dari lima pertandingan ujicoba yang dijalani, John Terry cs meraih empat kemenangan dan sekali imbang.

Jalannya Pertandingan

Laga baru berjalan dua menit saat Chelsea punya kesempatan pertama bikin gol melalui Didier Drogba. Mendapat umpan silang dari Michael Essien, tendangan keras striker Pantai Gading itu dari tepi kotak penalti tidak menemui sasaran.

Di menit-menit selanjutnya, Chelsea lebih mendominasi laga dan memaksa tamunya bermain di lapangan pertahanan. Namun lewat sebuah serangan terencana, skuad besutan Phil Brown justru menghadirkan ancaman ke arah Petr Cech.

Dari sebuah prosesi tendangan sudut di menit 16, bola yang dilepas Marney berhasil dibuang barisan pertahanan "Si Biru". Namun si kulit bundar justru jatuh ke kaki George Boateng yang langsung melepaskan tendangan, tak ada gol tercipta dari kejadian tersebut karena Petr Cech berhasil menghentikan bola dengan kakinya.

Chelsea kembali punya kans mencetak gol di menit 26 saat Frank Lampard mengarahkan tendangan bebasnya pada Malouda, yang kemudian mencungkil bola kepada Essien yang berdiri di tiang jauh. Fans The Blues masih harus menahan kegembiraan karena tandukan pemain berjuluk Bison itu melebar.

Memasuki menit 28, publik Stamford Bridge justru dibuat terkejut saat gawang Cech bobol. Bermula dari tendangan George Boateng dari tepi kotak penalti dan memantul ke arah Hunt setelah menyentuh kaki Michael Essien, sepakan keras gelandang Irlandia itu dari sisi dekat kanan gawang tak kuasa dihalau Petr Cech dan mengubah kedudukan menjadi 1-0.

Chelsea beraksi cepat atas gol tersebut. Menyambut umpan panjang yang diarahkan padanya, tendangan voli Drogba ke arah tiang dekat masih meleset. Upaya menyamakan kedudukan baru membuahkan 11 menit setelah gol Hunt.

Gol itu tercipta datang setelah John Obi Mikel dilanggar dua pemain Hull di muka kotak penalti. Drogba yang maju sebagai eksekutor tendangan bebas berhasil menunaikan tugasnya dengan baik, bola sepakannya melesat cepat melintasi pagar hidup pemain dan bersarang di sisi kiri gawang Hull. Di pinggir lapangan terlihat Carlo Ancelotti mengepalkan tangannya merayakan gol tersebut.

Baru satu menit babak kedua berjalan fan Chelsea nyaris merayakn gol kedua mereka. Namun sontekan Nicolas Anelka, yang mendapat operan bola dari Drogba berhasil diselamatkan kiper Boaz Myhill. Upaya Chelsea selanjutnya datang dari Frank Lampard yang tendangannya cuma menyasar sisi luar jala.

Myhill kembali mengindarkan Hull dari kebobolan di menit 57 setelah dia memblok tendangan Drogba di tiang dekat. Sebelumnya, upaya Diego Carvalho juga gagal membuahkan hasil karena sepakan kerasnya terhadang bek lawan.

Dengan pertandingan yang semakin mendekati akhir, Chelsea makin gencar melancarkan tekanan buat Hull. Namun dengan seluruh upaya tersebut tak berhasil menembus barisan pertahanan klub yang musim lalu duduk di posisi 17 klasemen tersebut.

Sepuluh menit sebelum laga usai, Chelsea kembali nyaris membuat fansnya bersorak. Tandukan Salomon Kalou yang menyongsong bola cungkil Deco melayang di atas mistar.

Stamford Bridge akhirnya bergemuruh saat pertandingan menginjak menit kedua masa injury time. Melakukan kerjasama satu-dua dengan Deco, Drogba mencetak gol dengan mencungkil bola melewati kiper Myhill dari sudut sempit. Chelsea unggul 2-1.

Rabu, 12 Agustus 2009

4-4-2 berlian Ancelotti



Chelsea pernah cukup lekat dengan formasi trisula, 4-3-3. Tidak akan begitu lagi karena formasi baku ‘Si Biru’ nanti akan kembali ke pakem 4-4-2 bergaya ‘berlian’.

Pada era Jose Mourinho, Chelsea tak sekali dua menggunakan 4-3-3. Didier Drogba diplot jadi penyerang depan, ditunjang Arjen Robben dan Salomon Kalou di kanan dan kiri.

Pun demikian ketika Luiz Felipe Scolari masuk musim panas lalu. Sudah bukan rahasia kalau pria yang akrab disapa Felipao itu cukup getol memainkan empat bek, tiga gelandang dan tiga pemain depan.

Racikan Scolari itu sendiri pada prosesnya tak sedikit menuai kritik. Pertama karena hasil yang dituai Chelsea juga tak bagus-bagus amat dan kedua karena adanya tuntutan menduetkan Drogba dengan Nicolas Anelka.

Sementara Guus Hiddink yang lantas mengisi posisi sementara manajer Chelsea usai Scolari didepak, tampil dengan racikan lebih luwes. Apalagi dia memang dikenal tak punya rumusan baku soal formasi.

Kursi manajer kini beralih lagi ke Carlo Ancelotti. Untuk musim depan, dia pun menegaskan bakal menggunakan formula 4-4-2 ‘berlian’, dengan satu gelandang bertahan dan satu gelandang serang yang siaga di belakang dua penyerang.

“Inilah sistem yang ingin kami pakai sepanjang musim. Sistem ini bagus untuk semua pemain dan memberikan kami kesempatan mengendalikan permainan,” bebernya di The Sun.

Adalah faktor keseimbangan yang jadi perhatian utama Ancelotti. Dengan gaya berlian, lini tengah dapat dikuasai dengan adanya gelandang serang dan bertahan yang juga memberikan keleluasan full-back membantu serangan.

“Berguna sangat baik dengan adanya gelandang antara pertahanan dan lini tengah. Juga bekerja dengan baik buat bek kanan dan bek kiri, mereka bisa sering maju,” simpul Ancelotti.

Kini tinggal menanti bagaimana keampuhan ‘berlian’ Ancelotti ini.

Senin, 10 Agustus 2009

Momentum manis dari Frank Lampard

Frank Lampard yang baru saja sukses membawa Chelsea memenangi Community Shield.

Frank Lampard tengah berbahagia setelah berhasil mengantar Chelsea menjadi juara Community Shield, setelah mengalahkan rival utamanya Manchester United di Stadion Wembley, London, semalam.

Partai yang menjadi pembukaan Liga Primer Inggris itu berakhir imbang 2-2 selama, setelah Wayne Rooney berhasil menyamakan kedudukan di menit-menit akhir menjelang pertandingan usai.


Chelsea akhirnya tampil menjadi juara setelah pada babak adu penalty tampil menjadi pemenang. Ini adalah gelar pertama Chelsea tahun ini.

Kepada Sky Sport setelah pertandingan, Lampard, yang mencetak gol kedua Chelsea, mengakui hasil ini sangat bagus untuk memulai kiprah The Blues di musim ini.


“Tentu ini menjadi awal yang indah buat kami. Kemenangan ini membuat kami semakin yakin untuk bersaing dalam kompetisi depan,” kata Lampard.

Gol Lampard dianggap kontroversial karena sebelumnya terjadi pelanggaran yang dilakukan Michael Ballack terhadap Patrice Evra. Namun gelandang timnas Inggris itu mengatakan, tidak ada yang salah dari golnya tersebut.


“Tidak ada yang melanggar peraturan karena wasit memang tidak menghentikan pertandingan,” jelasnya.

“Bila wasit menghentikan pertandingan, baru gol itu tidak sah. Tetapi Anda lihat sendiri pertandingan tetap berjalan. Saya rasa kubu Manchester United juga sependapat dengan saya.”

Lampard juga mengaku gembira dengan formasi diamond yang dikembangkan pelatih Carlo Ancelotti. Dengan posisi itu, ia berperan sebagai gelandang serang, yang selama ini memang menjadi spesialisasinya.

“Saya gembira, khususnya bermain dengan formasi diamond,” ujarnya. “Saya sangat menikmati hari ini. Saya bisa tampil membantu pertahanan dan pada saat yang sama, saya bisa kembali ke depan,” pungkasnya.

www.liriklagu.info